Pages

Sabtu, 31 Mei 2014

Kampanye Politik dan Ke-netralan Lembaga Pendidikan


Saat ini, jelang pilpres, semua manusia Indonesia sibuk mengkampanyekan calon pilihannya. Baik kampanye pribadi (secara individu) maupun kelompok. Dari sekian banyaknya lembaga, kelompok masyarakat yang terlibat kampanye, ada satu lembaga yang seharusnya netral dan tidak terlibat langsung kampanye tersebut. Ya, itu lembaga pendidikan.

Pondok pesantren, sekolah, kampus, dan lainnya dari macam lembaga pendidikan, sudah seharusnya bersikap netral tidak mendukung secara langsung calon idamannya. Karena, walau bagaimana pun, lembaga pendidikan adalah lembaga milik bersama yang didalamnya terkumpul banyak manusia dalam satu misi pendidikan. Kebersamaan misi ini selayaknya

Rabu, 21 Mei 2014

Mengapa Harus Fiqih Perbandingan?

Sering kali kita mendengar pertanyaan dalam menyikapi perbedaan bentuk ibadah, "kenapa fiqih ibadah itu tidah satu saja, agar tidak terjadi kebingungan di tengah ummat?". Atau dalam bahasa yang lain, "hampir setiap ormas Islam atau jama'ah Islam sudah memiliki cara ibadah menurut madzhab yang diikutinya. Lantas, untuk apa lagi harus belajar fiqih perbandingan?"

Kenapa tidak belajar satu madzhab saja?
Sebagai orang awam, yang paling mudah kita lakukan, kita hanya belajar satu madzhab dan kemudian kita jadikan sebagai panduan ibadah kita. Sebenarnya itu sudah cukup dan tidak perlu lagi belajar perbandingan madzhab.
Tapi..

Minggu, 18 Mei 2014

Menawar Kematian

"Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat?"

Rahasia. Ya, sebuah kata yang seringkali digunakan untuk menyifati kematian. "Kematian adalah rahasia illahi". Tidak satupun makhluk bernyawa yang tahu kapan nyawanya akan diambil oleh sang Peciptanya.

Rabu, 07 Mei 2014

Anyang-anyangan, Dalam Pandangan Fiqih

Jumhur ulama sepakat bahwa semua yang keluar melalui dua jalan, qubul dan dubur, membatalkan wudhu dan sholat. Baik yang keluar itu veses, air seni, madzi, wadi, mani, maupun angin. Jadi, secara singkat bahwa semua itu membatalkan wudhu.

Tapi bagaimana dengan orang yang menderita anyang-anyangan?

Remaja Harus Melek Fiqih

Ketika disebut kata “fiqih”, seringkali bayangan kita sebagai orang awam, terlebih remaja, dihadapkan pada suasana klasik, kuno dan jauh dari modernitas. Jadi, seakan orang yang mau mempelajari fiqih hanyalah mereka yang sudah masuk usia lanjut serta mempunyai kepentingan di bidang agama, seperti pendakwah dan guru.

Memang, fiqih merupakan warisan keilmuan klasik yang ada sejak lama. Toh seperti itu, bukan berarti ia bisa disebut sebagai ilmu yang termakan oleh peradaban modern. Bahkan, dimana pun dan kapan pun, fiqih akan selalu dibutuhkan oleh semua generasi umur manusia, terlebih remaja.

Jumat, 02 Mei 2014

Ketika Darah Haid & Nifas Berhenti di Waktu Ashar atau Isya’

Sebagian besar wanita atau bahkan semua wanita yang sedang haid atau nifas, mereka tidak bisa memastikan kapan darah akan berhenti. Kalaupun bisa, itu juga hanya prediksi (perkiraan) hari atau tanggalnya saja. Bukan waktu jam secara akurat. Bisa saja darah itu berhenti di antara dua waktu sholat yang bisa dijamak. Contoh,waktu Ashar dengan Dhuhurnya atau waktu Isyak dengan Magribnya.

Nah, ketika seorang wanita berhenti haid atau nifasnya di waktu Ashar atau Isyak, Sholat apa yang harus dia lakukan? Apakah dia hanya mengerjakan sholat Ashar atau Isyak saja, atau dia wajib menjamaknya dengan sholat sebelumnya, Magrib dan Isyak, Dhuhur dan Ashar?

Darah Haid Keluar Sesaat Setelah Masuk waktu Sholat, Wajib Qadak Sholat?

Sebagian wanita ada yang bisa memprediksi kapan haidnya akan datang dengan tanda-tanda khusus, seperti sakit perut (mules) dsb. Tapi tak jarang juga, haid datang tanpa tanda dan gejala.

Bagi wanita yang haidnya datang tiba-tiba tanpa gejala sebelumnya yang bertepatan dengan masuknya waktu sholat (beberapa saat) apakah wajib mengqadak atau tidak?
Dalam hal ini ulama berbeda pendapat, ada yang mewajibkan qodak ada yang tidak.

1. Wajib Qadak
Pendapat ini didasari oleh hadis Rosulullah SAW yang artinya:
 

Blogger news

About