Pages

Rabu, 25 Desember 2013

Bahaya Kejahatan Seksual Di Jejaring Sosial

Sebenarnya, secara keseluruhan dunia internet adalah dunia netral. Netral yang berarti mencakup sisi positif dan negatif secara bersamaan, tidak memihak ke salah satu sisi manapun. Jadi tidak bisa kita katakan jika internet itu semua isinya positif, atau semuanya negatif. Oleh sebab itu penilaian positif negatif bukan pada internetnya, tapi lebih kepada penggunanya. Ya, seperti pisau dapur, akan bernilai positif jika diguanakan untuk memotong dan mengolah sayuran, dan akan berakibak negatif  jika digunakan untuk melukai orang lain atau bahkan untuk membunuh.

Senin, 18 November 2013

Sumpah, Gue Galau

Sejauh ini, saya mendengar kata galau hanya dari remaja-remaja yang baru menginjak usia puber, ABG, anak baru gede. Tema galau yang sering mewarnai kehidupan merekapun tidak jauh-jauh dari urusan pacar dan teman dekat atau juga masalah fashion dan penampilan. Belum punya pacar, galau. Putus hubungan pacaran, galau. Wajah berjerawat, galau. Dalam kondisi seperti ini, biasanya aktifitas harian jadi gak karuan, makan tak enak, tidur tak nyenyak, hanya buang (maaf) hanyak yang banyak.

Sebenarnya apa sih makna galau sendiri jika dilihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?
Galau : ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); 
ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) .

Jika kita perjelas, maka akan kita dapatkan arti galau seperti ini: kodisi di mana keadaan pikiran sedang kacau tidak karuan yang disebabkan oleh banyak hal. Jadi bukan hanya satu persoalan, tapi berbagai persoalan beramai-ramai mengisi pikiran kita.

Kamis, 14 November 2013

Harta Bersama (Gono-gini) Dalam Kacamata Syariah Islam, Adakah?

“pa, setelah kita nikah, berarti harta papa menjadi harta mama juga ya?”
“iya, harta papa menjadi harta mama juga.” Jawab suaminya.
“tapi pa,…….” Sambung isrtinya tanpa melanjutkan kata-katanya. Agak malu ngucapinya.
“tapi kenapa ma?”
“tapi harta mama tetap harta mama lho ya.” Lanjutnya. “warisan  yang mama dapat dari orang tua tetap jadi milik mama lho, papa gak usah ikut punya. Kan papa kepala keluarga.”
“gleg (sambil nelen ludah).” Suaminya hanya bengong saja.

Percakapn ini berlangsung ketika keadaan rumah tangga dalam keadaan normal. Tetapi akan beda persoalan ketika sedang dalam sidang perceraian dan meributkan pembagian harta.

Rabu, 13 November 2013

Penasaran Yang Berujung Petaka (Balada Miras Oplosan)

Suatu siang, ketika saya membaringkan punggung di atas kasur, terbersit sebuah dialog yang saya buat sendiri dan saya jawab sendiri. Ini gara-gara kabel setrika yang tidak dirapikan dan mengganggu pemandangan di kamar. Tapi dialoge  hanya terucap dalam angan tho’, ndak keras-keras kok. Yo kalo keras-keras nanti temen-temen kos ngira kalo saya sedang konslet. Lha wong ngomong kok sendirian.
“walah, siapa tho yang habis naruh setrika, kok kabelnya nglewer (terjulur) ndak digulung lagi?” kebetulan ada rak kecil tepat diatas kaki saya jika posisi berbaring.

“coba tak tarik lah.” Saya tarik kebel itu dengan jepitan jari dan jempol kaki.
Ketika sekali saya tarik, kabel itu sepertinya kuat tersangkut di rak. Saya semakin penasaran saja untuk menarik kabel itu lebih kuat lagi.

“kalau saya tarik, kira-kita setrikanya jatuh gak ya?”
“kalau jatuh, pasti setrikanya kena kakiku ni.”

Walaupun saya sudah membayangkan setrika itu akan jatuh jika kabelnya saya tarik lebih kuat lagi, tapi itu tidak cukup menjawab rasa penasaran saya.
Dan akhirnya…”klotak…” “hemmm, bar kuwe saiki (baru tahu rasa kamu).” Terjawab sudah penasaran ini, setelah ujung setrika benar-benar menghantam tulang kering saya. Lumayanlah untuk sekedar alasan nyengir. Sakit, tapi puas dengan jawaban setrika itu.
*****

Selasa, 05 November 2013

Qishas, Hukum Islam Yang Ditakuti Tapi Dinanti

Akhir-akhir ini media kita sering mengangkat berita tentang kriminalitas, dengan beragam bentuk dan tipe: perampokan, pencurian, tawuran antar warga sampai pada tindak pembunuhan.

Terjadinya pembunuhan pun dilakukan dengan berbagai orentasi; dari masalah yang memang dianggap serius sampai persoalan yang remeh. Dengan alasan terbakar api cemburu, seorang tega membakar pasangannya hingga meninggal. Karena persoalan utang piutang dengan nominal Rupiah yang tidak seberapa, seorang bisa menebas leher temannya. Seakan menyelesaikan persoalan dengan kekerasan yang berujung kematian adalah solusi paling mudah untuk dilakukan.

Begitu murahnya kah  harga sebuah nayawa??

Senin, 04 November 2013

Imajinasi Nada Dalam Goresan Pena (Belajar Menghargai Usaha Anak)

Di usianya yang baru saja melewati tiga tahun, ternyata Nada putriku sudah bisa sedikit menuangkan imajinasinya dalam goresan pena. Beberapa bulan lalu (usia 2,5 tahun sampai 3 tahun), coretan penanya dikertas belum bisa dimengerti orang lain. Tapi toh begitu, dia tetap bisa menafsirkan dan menceritakan maksud coretannya tersebut kepada orang lain.

"umi, abi, adik Nada buat gambar sapi." Dia menunjukkan coretannya dikertas.
"ini telingannya, ini kakinya, ........." penjelasannya kepada kami dari coretan yang dia buat. Padahal kami tidak membayangkan sama sekali kalau itu gambar seekor sapi. Dan masih banyak lagi coretan-coretan ringan yang dia buat beserta penjelsaanya.

Yang kami keran, anak sekecil itu sudah bisa menuangkan imajinasinya dalam goresan tinta, dan dia faham betul maksud yang dia coretkan. Bukan coretan hampa tanpa makna.

Jumat, 01 November 2013

Istri Cantik Nan Menawan, Pentingkah? (Obrolan Ringan Memilih Pasangan)

ketika sedang ngumpul dengan teman-teman di “tongkrongan”, tidak jarang obrolan kita mengarah pada masalah pernikahan dan berumah tangga. Ya maklum, karena usia kita rata-rata sudah masuk seperempat abad, 25 tahun. Usia matang untuk membahas masalah ini. Terlebih lagi sebagian kita sudah ada yang menikah. Jadilah obrolan ini semakin hangat dengan shering-sharing ringan dari teman-teman yang sudah menikah.
Yang paling sering kita sorot adalah sisi lebih dari seorang wanita.

“ah, gak cantik gak apa. Yang penting hatinya.” Komentar dari sebagian teman.
“kalau hati kan bisa dipoles (ditata), nah kalau wajah kan gak bisa dirubah.” Seloroh yang lain.
“kebalik tu. Kalau hati gak bisa dirubah. Tapi kalau muka bisa dipoles.” Lagi-lagi komentar yan keluar hanya opini yang tidak berdasar. Ya, sekedar shering saja.
“yang penting kaya bro, walaupun janda.” Ini lebih aneh lagi. Dan masih banyak lagi opini-opini seputar kriteria pasangan idaman untuk hari depan kelak.

Tentu, obrolan semacan ini tidak hanya berlaku di kalangan kaum adam saja, yang membicarakan kaum hawa. Saya yakin, kaum hawapun punya obrolan semacam ini, membicarakan kriteria calon pasangannya kelak.

Kamis, 31 Oktober 2013

-BAHAYA MALPRAKTIK DALAM HUKUM FIQIH-

Sering kita mendengar istilah "malparktik" dalam dunia kedokteran dan medis. Malpraktik yang kurang lebih bermakna penyelahgunaan profesi yang tidak sesuai standart prosedur kedokteran.
Nah, malpraktik seperti ini biasa dipraktikkan oleh mereka yang tidak pernah "makan" bangku kuliah kedokteran, atau juga yang pernah kuliah tapi tidak selesai alias gak sampai lulus. Terus bagaimana mau disebut dokter kalau tidak mau ikut prosedur profesi kedokteran.
Akibatnya......?
Adakalanya praktik "ngawurnya" ini bisa menolonh orang (kebetulan). Tapi lebih sering bahayanya.
coba kita bayangkan, ada pasien terluka sedikit di kakinya (habis nginjek cangkang telor). Eh, oleh si dokter jadi-jadianan ini kaki si pasien malang ini langsung diamputasi. Alasan si dokter memang rada masuk akal , takut infeksi. Maka sebelum infeksinya menjalar sampai paru-paru, kaki pasien ini 'kudu" diamputasi.

Jika sudah seperti ini kasusnya, maka siapa yang dirugikan, pasien bukan?

**********


Bagaimana Dengan Malpraktik Dalam Dunia Fiqih Dan Fatwa??

Modus malpraktik dalam dunia fiqih sangat mirip sekali dengan malpraktik dalam dunia kedokteran. Akantetapi dampak buruknya lebih dahsayat. Kekacauan dalam masyarakat Islam akan terjadi.
Coba kita perhatikan oknum ustadz di sekeliling kita. Berapa banyak mereka yang berani berfatwa dan memutuskan hukum fiqih tapi tidak memiliki bekal kemampuan ilmu syariah yang memadai.

Selasa, 29 Oktober 2013

طرق الذبح الحديثة وموقف الفقه فيها



الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه، وبعد:
فإن الذبح له مكانته في الشرع الإسلامي. إذ به, 
يستطيع المسلم أن يؤيّد الحلال والحرام, ويفرّق بين الميتة وغيرها في الحيوان المأكول لحمه.
فالذكاة الشرعية هي : ذبح أو نحر المأكول البري بقطع حلقومه ومريئه، أو عقر ممتنع بسهم ونحوه في أي مكان من جسده.
ويجوز نحر ما يذبح كالبقر، وذبح ما ينحر كالإبل عند جمهور أهل العلم. فإن الذبح يختلف عن النحر في بعض أشياء, منها: أن الذبح مختص بالبقر والغنم، وما كان قصير الرقبة من غيرهما، أما النحر فمختص بالإبل، وقد ألحق بها بعض العلماء الزرافة إن تأنست، فإن كانت متوحشة صيدت بما يصاد به غيرها.
وإن عكس المذكي فنحر البقر والغنم، أو ذبح الإبل فهو جائز عند الجمهور من الحنفية والشافعية والحنابلة، لأن المقصود فري الأوداج، وإنهار الدم ليطيب به اللحم، ولأن الكل موضع للتذكية.
ومن شروط المذبوح هي: أن يكون حيّاً وقت الذبح, وأن يقطع منه ما يجب قطعه في الذكاة بذبح في الحلقوم أو طعن في الّلبة ولا تجوز الذكاة في غيرهما بالإجماع. والأكمل في الذبح قطع الأوداج الثلاثة وهي:
1.   الحلقوم : وهو مجرى النفس دخولاً وخروجاً .
2.   المريء : وهو مجرى الطعام والشراب .
3.   الودجان : وهما عرقان في صفحتي العنق.

Senin, 28 Oktober 2013

Membaca Alfatihah Bagi Makmum, Wajibkah?

Tulisan ini terinspirasi dari pertanyaan beberapa jamaah pengajian yang diajukan kepada penulis seputar bacaan surah Alfatihah bagi makmum dalam sholat jahriyah (red: sholat dengan bacaan Alfatihah dan ayat yang keras). Diantara permasalahan tersebut adalah masih wajibkah makmum membaca Alfatihah?, tidakkah gugur kewajiban membaca Alfatihah, padahal makmum mendengar bacaan imam?, jika tetap diwajibkan, kapan waktu yang tepat makmum menbaca Alfatihah?

Hukum membaca Al-Fatihah dan kedudukannya dalam shalat

Secara umum, mayoritas ulama fiqih mengatakan wajib membaca surat Alfatihah dalam sholat. Baik pada sholat munfarid (red:

Kamis, 24 Oktober 2013

Ayo, Mengenal Mahram Kita Dari Jalur Pernikahan

Seseorang yang telah menikah pasti akan merasakan sebuah kebahagiaan. Yang pertama bahagia karena sudah memiliki pasangan secara pribadi, dan yang kedua bahagia karena semakin luas lingkup keluarganya. Karena masing-masing pasangan membawa keluarga besar. Terlebih adat ketimuran kita mempunyai istilah “menikah itu bukan hanya mengawinkan dua individu, tapi juga menyatukan dua kelaurga yang berbeda.”
Orang tua pasangan kita akan menjadi orang tua kita, paman dan bibi pasangan kita akan menjadi paman dan bibi kita, adik dan kakak pasangan kita akan menjadi adik dan kakak kita juga. Jadi intinya, semua gelar urutan nasab keluarga pasangan kita hampir semua kita sandang sebagaimana pasangan kita menyandangnya. Secara umum, mahram (haram untuk dinikah) pasangan kita adalah mahram kita juga.

Rabu, 16 Oktober 2013

Indonesia, Bangsa Yang Disibukkan Dengan Hukum Bangsa Lain

Belakangan ini kita kembali disuguhkan berita-berita seputar hukuman mati bagi WNI di beberapa Negara orang. Hukuman mati yang dijatuhkan sangat beragam sebabnya, mulai tindak pembunuan, perampokan sampai kasus penyelundupan narkoba.
Kompas.com pada Rabu, 16 Oktober 2013 membuat judul berita  “Hukuman Mati Mengancam 265 TKI, ke Mana Pemrintah?” menyebutkan  data dari Data Migrant Care bahwa ke-265 TKI yang terancam hukuman mati tersebut  tersebar di beberapa Negara. Sebanyak 213 TKI di Malaysia, 33 0rang di Arab Saudi, 18 orang di China, dan 1 lagi di Iran.

Jumat, 24 Mei 2013

Sholat Kok Sambil Jalan?

sering kita menjumpai orang yang sedang sholat pindah tempat, dari satu shof (baris) ke shof yang lain di depan nya. Baik itu sholat fardhu maupun sholat sunnah. Terkadang perpindahannya pun tidak hanya cukup satu shof saja, bahkan bisa lebih dari itu.

Hal ini terjadi biasanya orang yang sholat tersebut ketika siap untuk melalukan Takbitratul Ihram, dia mencari sesuatu yang bisa dia jadikan sutrah. Dia berdiri di belakang sutrah tersebut agar tidak ada orang yang melintas di depanya.

Terkadang sesuatu yang dia jadikan sutrah adalah orang yang sedang duduk bedzikir atau orang yang juga sedang melaksanakan sholat. Boleh jadi orang yang dijadikan sutrah tersebut pergi dari tempat tersebut.

Nah, parahnya ketika orang yang di depannya tersebut pergi, maka mau tak mau dia kehilangan sutrahnya. Pada saat sutrahnya hilang maka dia berusaha mencari sutrah baru dengan pindah ke shof di depannya. Alih-alih ingin mendapatkan kekhusyuan sholat dengan sutrah, tetapi yang terjadi justru dia disibukkan dengan pindah tempat dari shof ke shof yang lain.

Senin, 20 Mei 2013

Awas, Sepupu Bukan Mahram..!!!!



Saudara Sepupu dalam kamus besar bahasa Indonesia ( KBBI) berarti hubungan kekerabatan antara anak-anak dari  dua orang bersaudara; atau saudara senenek. Atau hubungan kekerabatan antara anak-anak dari dua orang bersaudara atau saudara senenek/ sekakek. Atau  juga anak dari saudara perempuan ayah/ ibu dan anak dr saudara laki-laki ayah/ ibu.

Contoh kasus:
1.      Afif dan Luthfi adalah kakak beradik (saudara  kandung), keduanya memiliki anak, Fahmi dan Milah. Maka Fahmi dan Milah adalah saudara sepupu sekakek dan senenek.

2.    Ahmad dan Fatimah adalah kakak beradik seayah( saudara seayah), masing- masing memiliki anak yang bernama  Aisyah dan Ibrahim. Makan Aisyah dan Ibrahim adalah saudara sepupu sekakek.

3.      Aminah dan Zainab adalah kakak beradik seibu (saudara seibu), masing-masing memiliki anak, Muhammad dan  Khadijah. Maka Muhammad dan Khadijah adalah saudara sepupu senenek.

Kamis, 16 Mei 2013

GURU BUKAN PENDIDIK

Guru Bukan pendidik

Di sebuah sekolah, setingkat SMA, ada seorang guru mata pelajaran Matematika yang pandai. Dia begitu menguasai materi yang disampaikan kepada muridnya. Bahkan banyak murid yang akhirnya menguasai pelajaran matematika dengan penjelasannya.

Disisi yang lain, ternyata para murid yang sudah dia pandaikan tidak menghormatinya dan tidak segan terhadapnya. Bahkan para murid terkesan acuh terhadapnya. Bila disimpulkan, guru ini tidak ada harganya di mata para murid.

Kenapa bisa terjadi seperti ini?

Ternyata sikap tidak hormat yang ditampakkan para murid terhadap guru ini sangat beralasan. Mengingat guru ini dikenal sebagai penjudi dan pemabuk (peminum MIRAS) di lingkungan tempat tinggalnya.

Sabtu, 27 April 2013

Dasar, Perempuan Tak Tahu Diuntung!!


Agaknya judul tulisan ini sangat tidak memanusiakan wanita. Tidak menghargai wanita. Atau bahkan bisa dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap wanita.
Memang benar begitu adanya.  Akan tetapi tidak terhadap semua wanita. Hanya beberapa.

Kejadian ini bermula saat saya naik bus Trans jakrta Bus Way, salah satu moda transportasi massal di Jakarta. Saat itu saya naik dari salah satu halte bersama dengan beberapa wanita. Ketika memasuki pintu bus, saya  langsung menuju bagian belakang badan bus. Biasanya area ini ditempati kaum pria.

Dan anehnya, beberapa wanita yang masuk bersama dengan saya tadi juga ikut memasuki area mayoritas pria. Padahal wanita sudah disediakan area khusus untuk mereka, yaitu bagian depan badan bus. Dan yang lebih heran lagi, area khusus wanita yang disediakan ternyata juga masih kosong.

Jumat, 26 April 2013

Seksual yang [merasa] Dilecehkan


Saya selalu tertarik ketika menyimak berita tentang pelecehan seksual. Baik itu pelecehan yang sekedar colek-colek di angkutan umum atau pun sampai benar-benar pemerkosaan. Bahkan tidak jarang pemerkosaan ini berujung pembunuhan sebagai upaya penghilangan jejak oleh pelaku.

Ketertarikan saya menyimak berita pelecehan seksual  ini bukan karena saya senang atas kejadian ini. Tetapi saya menganggap berita ini sebagai lelucon dan hiburan belaka. Kenapa tidak? Karena kasus semacam ini sudah bertahun-tahun diberitakan tapi tanpa ada upaya pencegahan untuk masa mendatang.

Setiap mendengar berita semacam ini, semua pihak ramai-ramai mengecam pelaku. Komisi Perlindungan Perempuan beserta keluarga korban menuntut pengadilan agar menghukum pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. Saya rasa ini wajar-wajar saja; karena saya juga berada di barisan orang-orang yang mengecam perilaku ini.

Kamis, 25 April 2013

Lucunya Pendidikan Kita


Beberapa hari yag lalu, saya dan beberapa teman di tongkrongan berbincang ringan seputar realita pendidikan di negri kita tercinta, Indonesia.  Khususnya jenjang pendidikan wajib; sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah keatas (SMA). Dan yang tidak luput dari guyonan kami adalah lembaga pra sekolah,  taman kanak-kanak (TK).

Saya sendiri kuarng ngerti, apakah lelucon ini hanya saya dan kawan-kawan yang merasakan atau ada dari pembaca  juga yang merasakan.
Yang  jelas, lelucon ini saya rangkum dalam beberapa poin lucu.

1.       Taman Kanak-Kanak (TK)
Dilihat dari namanya saja, kita akan menangkap satu gambaran  jika jenjang pendidikan pra sekolah ini adalah tempat bermain. Tempat berkumpulnya anak-anak  yang terkordinir. Ada pembimbing yang menemani  ketika bermain.

Selasa, 23 April 2013

Anak durhaka, siapa bilang?!


Bagi kita orang muslim, tentu tidak asing lagi dengan sebuah do’a yang ditujukan untuk kedua orang tua. Doa yang mungkin setiap orang muslim menghafalnya. Bahkan balita yang belum bisa baca tulis pun sudah mengenal dn menghafalnya.

Namun sebagai orang tua, sudahkah kita faham makna yang terkandung dalam do’a tersebut?
Mari kita kaji bersama.

Teks do’a
رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
”Ya Rabb, sayangilah mereka sebagaimana mereka merawatku (mendidikku) ketika aku kecil” (QS. Al- Isra: 24)
Atau dalam redaksi yang lain:

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
”Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tua ku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku keitka kecil”.


Perintah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban bagi setiap anak. Banyak sekali teks-teks agama yang secara tegas membahas masalah ini. Bakti kepada keduanya sering disandingkan dengan bakti kepada Allah SWT. Begitupun durhaka kepadanya merupakan bentuk durhaka kepada-NYA.

Senin, 22 April 2013

Ssssssttt, kamu diam saja..!!!!


 Seorang guru disebuah sekolah yang bernaung dibawah organisasi masyarakat A, mendapatkan cibiran dan celaan dari  sebagian rekan-rekan gurunya. Dia dicibir bukan karena melakukan kesalahan, tetapi justru ketika dia melakukan sesuatu yang benar.

Dalam pertemuan guru yang diadakan oleh penanggung jawab (PJ) pendidikan pada organisasi tersebut, sang guru ini mencoba menyampakan hasil analisanya terkait ketidakdisiplinan para murid. Menurut analisanya, penyebab ketidakdisiplinan tersebut adalah kelalaian pihak sekolah  dan pihak-pihak lain yang terkait. Seakan ada unsur pembiaran, cuek dan menganggap kondisi seperti itu sudah biasa terjadi.


Ditempat yang lain, disebuah instansi pemerintah, seorang pegawai terancam dimutasi bahkan dipecat lantaran dia mengungkap kasus korupsi yang melibatkan atasannya.

Dua prolog diatas merupakan dua cerita dengan dua tokoh yang berbeda, akan tetapi keduanya memiliki ending (akhir cerita) yang sama. keduanya diminta untuk diam dan bungkam oleh orang-orang disekitarnya ketika menayaksikan kejahatan dan keburukan. Tidak boleh berkomentar apalagi mencagah. Keburukan apa pun yang akan terjadi biarlah terjadi.

Minggu, 21 April 2013

Ibu Kartini Menagis


Hari ini, tepatnya tanggal 21 maret sebagian besar warga indonesia memperingati hari kartini. Mulai dari siswi playgroup sampai siswi SMA semua mengenakan pakaian daerah sebagai  identitas wanita indonesia.

Jika dilihat dari sisi nasiaolisme, tidak ada yang salah dengan peringatan Hari Kartini tersebut.  Karena memang R.A. Kartini tercatat sabagai salah satu pahlawan nasional Indonesia. Beliau menorehkan tinta emas dalam upaya mengentaskan kebodohan dikalangan wanita.  Beliau mempejuangkan hak pendidikan bagi kaum waita yang selama ini diabaikan.

Pertanyaan kita sekarang adalah sudahkah para wanita indonesia yang selama ini memperingati Hari Kartini sudah sejalan dengan nilai yang di perjuangkan oleh R.A. Kartini  atau malah justru sebaliknya?

Selasa, 09 April 2013

DUIT, Kunci Sukses??


Ketika berbicara tentang kesuksesan, tentu sebuah usahlah yang bisa mewujudkannya. Baik itu usaha yang baik mau pun yang buruk. Baik dengan cara yang benar maupun cara yang salah. Baik melalui jalur yang halal maupun jalur yang haram. Semua upaya akan kita tempuh untuk mewujudkan cita-cita itu.

Apapun upaya yang kita lakukan untuk meraih kesuksesan, jalur manapun yang kita tempuh, hasilnya lah yang akan menjawab. Berbeda cara, maka berbeda juga hasilnya.
Di saat banyak orang yang tidak lagi memperdulikan halal haram sebuah jalan, maka dipastikan hasilnya pun tidak diperhitunghan.

Berbicara masalah jalur instan yang ditempuh untuk meraih sukses, kata “duit” tidak bisa kita pisahkan dari persoalan itu. Jabatan, bisa dibeli dengan duit. Soal ujian akhir negara, bisa dibeli dengan duit. Semua bisa dibeli dengan duit kecuali harga diri dan martabat.

Kamis, 28 Maret 2013

Dukun...... oh dukun


“Ada mbah dukun sedang ngobatin pasiennya
Konon katanya sakitnya karna diguna-guna
Sambil komat-kamit mulut mbah dukun baca mantra
Dengan segelas air putih lalu pasien disembur
......
......”



Itu  penggalan lirik lagu yag berjudul “mbah dukun”. Dulu lagu ini pernah Hit pada zamannya.  Bahkan penyanyinya  pun Alam sempat memperoleh piala Seruling Emas pada malam penghargaan ANUGERAH DANGDUT TPI tahun 2002. Tentunya pembaca masih banyak yang ingat dengan lagu ini. Sedikit bernostalgila. Eh, nostalgia.
Sebenarnya tidah ada yang spesial pada lirik lagu ini. Isinya biasa-biasa saja, hanya menceritakan aktifitas dukun dalam mengobati pasiennya.

Rabu, 27 Maret 2013

Memfonis Diri Tidak Mampu

Ini fenomena yang sering kali menghampiri para pemula. Ya. pemula dalam segala hal. Gak terkecuali para alim yang akan memulai aksi. Aksi menyampaikan ilmu yang dia miliki. Baik secara lisan maupun tulisan.

Menyoal Kehalalan Gaji PNS (pegawai negri sipil)


Menyoal Kehalalan Gaji PNS (pegawai negri sipil)

Masyarakat indonesia secara umum ketika  ditanya tentang  pekerjaan yang bisa menjamin kelayakan hidupnya, tentu jawabannya adalah bekerja sebagai PNS. Juga ketika ditanya tentang pekarjaan yang bisa dilakoni (dikerjakan) dengan santai jawaban yang muncul juga PNS.

Menyikapi maraknya kasus pelecehan seksual terhadap wanita


Menyikapi maraknya kasus pelecehan seksual terhadap wanita

Akhir-akhir ini pelbagai media sering mengangkat tema tentang pelecehan seksual terhadap wanita, terutama ditempat umum.
 
Sebagai makhluk sosial, tentu ketika kita menyaksikan dan membaca peristiwa semacam ini bulu kuduk kita akan berdiri. Ya. Efek dari perasaan merinding sambil sedikit membayangkan kalau itu terjadi pada keluarga kita, atau orang-orang terdekat kita atau bahkan terjadi pada diri anda sebagai wanita.

Selasa, 26 Maret 2013

Mertua Vs Menantu


Mertua Vs Menantu
“loh mbak, sampean kok betah sih hidup sama mertau?!” itu pertanyaan untuk yang berstatus mantu.
Atau dalam pertanyaan lain yang ditujukan kepada  mertua; “budhe, panjenengan kok bisa sih rukun dengan mantu?!”
Dua pertanyaan diatas hanyalah contoh kecil dari sikap gumun (heran) yang muncul ketika ada mantu dan mertua rukun, harmonis dan tanpa ada konflik yang berarti.
Memang dalam masyarakat kita, menantu hidup serumah dengan mertua merupakan hal yang sangat diantipati alias jangan sampai terjadi. Pun sebaliknya, seorang mertua tidak akan  mau kalau menantunya numpang hidup satu atap dengannya. Nah,

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

salam untuk semuanya..
Dengan blog ini harapan saya adalah bisa saling sapa dan berbagi ilmu yang kita miliki, terutama masalah-masalah agama  dan moral.
sembari menutupi ke-GapTek-an, saya punya keinginan kuat untuk belajar menulis. Mungkin dengan ini semua (teknologi) tulisan kita bisa lebih banyak diambil manfaatnya. Apapun itu.
 

Blogger news

About