Pages

Sabtu, 27 April 2013

Dasar, Perempuan Tak Tahu Diuntung!!


Agaknya judul tulisan ini sangat tidak memanusiakan wanita. Tidak menghargai wanita. Atau bahkan bisa dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap wanita.
Memang benar begitu adanya.  Akan tetapi tidak terhadap semua wanita. Hanya beberapa.

Kejadian ini bermula saat saya naik bus Trans jakrta Bus Way, salah satu moda transportasi massal di Jakarta. Saat itu saya naik dari salah satu halte bersama dengan beberapa wanita. Ketika memasuki pintu bus, saya  langsung menuju bagian belakang badan bus. Biasanya area ini ditempati kaum pria.

Dan anehnya, beberapa wanita yang masuk bersama dengan saya tadi juga ikut memasuki area mayoritas pria. Padahal wanita sudah disediakan area khusus untuk mereka, yaitu bagian depan badan bus. Dan yang lebih heran lagi, area khusus wanita yang disediakan ternyata juga masih kosong.

Jumat, 26 April 2013

Seksual yang [merasa] Dilecehkan


Saya selalu tertarik ketika menyimak berita tentang pelecehan seksual. Baik itu pelecehan yang sekedar colek-colek di angkutan umum atau pun sampai benar-benar pemerkosaan. Bahkan tidak jarang pemerkosaan ini berujung pembunuhan sebagai upaya penghilangan jejak oleh pelaku.

Ketertarikan saya menyimak berita pelecehan seksual  ini bukan karena saya senang atas kejadian ini. Tetapi saya menganggap berita ini sebagai lelucon dan hiburan belaka. Kenapa tidak? Karena kasus semacam ini sudah bertahun-tahun diberitakan tapi tanpa ada upaya pencegahan untuk masa mendatang.

Setiap mendengar berita semacam ini, semua pihak ramai-ramai mengecam pelaku. Komisi Perlindungan Perempuan beserta keluarga korban menuntut pengadilan agar menghukum pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. Saya rasa ini wajar-wajar saja; karena saya juga berada di barisan orang-orang yang mengecam perilaku ini.

Kamis, 25 April 2013

Lucunya Pendidikan Kita


Beberapa hari yag lalu, saya dan beberapa teman di tongkrongan berbincang ringan seputar realita pendidikan di negri kita tercinta, Indonesia.  Khususnya jenjang pendidikan wajib; sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah keatas (SMA). Dan yang tidak luput dari guyonan kami adalah lembaga pra sekolah,  taman kanak-kanak (TK).

Saya sendiri kuarng ngerti, apakah lelucon ini hanya saya dan kawan-kawan yang merasakan atau ada dari pembaca  juga yang merasakan.
Yang  jelas, lelucon ini saya rangkum dalam beberapa poin lucu.

1.       Taman Kanak-Kanak (TK)
Dilihat dari namanya saja, kita akan menangkap satu gambaran  jika jenjang pendidikan pra sekolah ini adalah tempat bermain. Tempat berkumpulnya anak-anak  yang terkordinir. Ada pembimbing yang menemani  ketika bermain.

Selasa, 23 April 2013

Anak durhaka, siapa bilang?!


Bagi kita orang muslim, tentu tidak asing lagi dengan sebuah do’a yang ditujukan untuk kedua orang tua. Doa yang mungkin setiap orang muslim menghafalnya. Bahkan balita yang belum bisa baca tulis pun sudah mengenal dn menghafalnya.

Namun sebagai orang tua, sudahkah kita faham makna yang terkandung dalam do’a tersebut?
Mari kita kaji bersama.

Teks do’a
رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
”Ya Rabb, sayangilah mereka sebagaimana mereka merawatku (mendidikku) ketika aku kecil” (QS. Al- Isra: 24)
Atau dalam redaksi yang lain:

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
”Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tua ku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku keitka kecil”.


Perintah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban bagi setiap anak. Banyak sekali teks-teks agama yang secara tegas membahas masalah ini. Bakti kepada keduanya sering disandingkan dengan bakti kepada Allah SWT. Begitupun durhaka kepadanya merupakan bentuk durhaka kepada-NYA.

Senin, 22 April 2013

Ssssssttt, kamu diam saja..!!!!


 Seorang guru disebuah sekolah yang bernaung dibawah organisasi masyarakat A, mendapatkan cibiran dan celaan dari  sebagian rekan-rekan gurunya. Dia dicibir bukan karena melakukan kesalahan, tetapi justru ketika dia melakukan sesuatu yang benar.

Dalam pertemuan guru yang diadakan oleh penanggung jawab (PJ) pendidikan pada organisasi tersebut, sang guru ini mencoba menyampakan hasil analisanya terkait ketidakdisiplinan para murid. Menurut analisanya, penyebab ketidakdisiplinan tersebut adalah kelalaian pihak sekolah  dan pihak-pihak lain yang terkait. Seakan ada unsur pembiaran, cuek dan menganggap kondisi seperti itu sudah biasa terjadi.


Ditempat yang lain, disebuah instansi pemerintah, seorang pegawai terancam dimutasi bahkan dipecat lantaran dia mengungkap kasus korupsi yang melibatkan atasannya.

Dua prolog diatas merupakan dua cerita dengan dua tokoh yang berbeda, akan tetapi keduanya memiliki ending (akhir cerita) yang sama. keduanya diminta untuk diam dan bungkam oleh orang-orang disekitarnya ketika menayaksikan kejahatan dan keburukan. Tidak boleh berkomentar apalagi mencagah. Keburukan apa pun yang akan terjadi biarlah terjadi.

Minggu, 21 April 2013

Ibu Kartini Menagis


Hari ini, tepatnya tanggal 21 maret sebagian besar warga indonesia memperingati hari kartini. Mulai dari siswi playgroup sampai siswi SMA semua mengenakan pakaian daerah sebagai  identitas wanita indonesia.

Jika dilihat dari sisi nasiaolisme, tidak ada yang salah dengan peringatan Hari Kartini tersebut.  Karena memang R.A. Kartini tercatat sabagai salah satu pahlawan nasional Indonesia. Beliau menorehkan tinta emas dalam upaya mengentaskan kebodohan dikalangan wanita.  Beliau mempejuangkan hak pendidikan bagi kaum waita yang selama ini diabaikan.

Pertanyaan kita sekarang adalah sudahkah para wanita indonesia yang selama ini memperingati Hari Kartini sudah sejalan dengan nilai yang di perjuangkan oleh R.A. Kartini  atau malah justru sebaliknya?

Selasa, 09 April 2013

DUIT, Kunci Sukses??


Ketika berbicara tentang kesuksesan, tentu sebuah usahlah yang bisa mewujudkannya. Baik itu usaha yang baik mau pun yang buruk. Baik dengan cara yang benar maupun cara yang salah. Baik melalui jalur yang halal maupun jalur yang haram. Semua upaya akan kita tempuh untuk mewujudkan cita-cita itu.

Apapun upaya yang kita lakukan untuk meraih kesuksesan, jalur manapun yang kita tempuh, hasilnya lah yang akan menjawab. Berbeda cara, maka berbeda juga hasilnya.
Di saat banyak orang yang tidak lagi memperdulikan halal haram sebuah jalan, maka dipastikan hasilnya pun tidak diperhitunghan.

Berbicara masalah jalur instan yang ditempuh untuk meraih sukses, kata “duit” tidak bisa kita pisahkan dari persoalan itu. Jabatan, bisa dibeli dengan duit. Soal ujian akhir negara, bisa dibeli dengan duit. Semua bisa dibeli dengan duit kecuali harga diri dan martabat.
 

Blogger news

About