Pages

Kamis, 28 Maret 2013

Dukun...... oh dukun


“Ada mbah dukun sedang ngobatin pasiennya
Konon katanya sakitnya karna diguna-guna
Sambil komat-kamit mulut mbah dukun baca mantra
Dengan segelas air putih lalu pasien disembur
......
......”



Itu  penggalan lirik lagu yag berjudul “mbah dukun”. Dulu lagu ini pernah Hit pada zamannya.  Bahkan penyanyinya  pun Alam sempat memperoleh piala Seruling Emas pada malam penghargaan ANUGERAH DANGDUT TPI tahun 2002. Tentunya pembaca masih banyak yang ingat dengan lagu ini. Sedikit bernostalgila. Eh, nostalgia.
Sebenarnya tidah ada yang spesial pada lirik lagu ini. Isinya biasa-biasa saja, hanya menceritakan aktifitas dukun dalam mengobati pasiennya.

Rabu, 27 Maret 2013

Memfonis Diri Tidak Mampu

Ini fenomena yang sering kali menghampiri para pemula. Ya. pemula dalam segala hal. Gak terkecuali para alim yang akan memulai aksi. Aksi menyampaikan ilmu yang dia miliki. Baik secara lisan maupun tulisan.

Menyoal Kehalalan Gaji PNS (pegawai negri sipil)


Menyoal Kehalalan Gaji PNS (pegawai negri sipil)

Masyarakat indonesia secara umum ketika  ditanya tentang  pekerjaan yang bisa menjamin kelayakan hidupnya, tentu jawabannya adalah bekerja sebagai PNS. Juga ketika ditanya tentang pekarjaan yang bisa dilakoni (dikerjakan) dengan santai jawaban yang muncul juga PNS.

Menyikapi maraknya kasus pelecehan seksual terhadap wanita


Menyikapi maraknya kasus pelecehan seksual terhadap wanita

Akhir-akhir ini pelbagai media sering mengangkat tema tentang pelecehan seksual terhadap wanita, terutama ditempat umum.
 
Sebagai makhluk sosial, tentu ketika kita menyaksikan dan membaca peristiwa semacam ini bulu kuduk kita akan berdiri. Ya. Efek dari perasaan merinding sambil sedikit membayangkan kalau itu terjadi pada keluarga kita, atau orang-orang terdekat kita atau bahkan terjadi pada diri anda sebagai wanita.

Selasa, 26 Maret 2013

Mertua Vs Menantu


Mertua Vs Menantu
“loh mbak, sampean kok betah sih hidup sama mertau?!” itu pertanyaan untuk yang berstatus mantu.
Atau dalam pertanyaan lain yang ditujukan kepada  mertua; “budhe, panjenengan kok bisa sih rukun dengan mantu?!”
Dua pertanyaan diatas hanyalah contoh kecil dari sikap gumun (heran) yang muncul ketika ada mantu dan mertua rukun, harmonis dan tanpa ada konflik yang berarti.
Memang dalam masyarakat kita, menantu hidup serumah dengan mertua merupakan hal yang sangat diantipati alias jangan sampai terjadi. Pun sebaliknya, seorang mertua tidak akan  mau kalau menantunya numpang hidup satu atap dengannya. Nah,

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

salam untuk semuanya..
Dengan blog ini harapan saya adalah bisa saling sapa dan berbagi ilmu yang kita miliki, terutama masalah-masalah agama  dan moral.
sembari menutupi ke-GapTek-an, saya punya keinginan kuat untuk belajar menulis. Mungkin dengan ini semua (teknologi) tulisan kita bisa lebih banyak diambil manfaatnya. Apapun itu.
 

Blogger news

About